Candi Mendut didirikan semasa
pemerintahan Raja
Indra dari dinasti Syailendra.
Di dalam prasasti
Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan
suci bernama wenuwana yang artinya adalah hutan bambu.
Hiasan yang terdapat pada candi
Mendut berupa hiasan yang berselang-seling. Dihiasi dengan ukiran
makhluk-makhluk kahyangan berupa dewata gandarwa dan apsara atau bidadari, dua ekor kera dan seekor garuda.
Pada kedua tepi tangga terdapat
relief-relief cerita Pancatantra
dan jataka.
Hariti.
Dinding candi dihiasi relief
Boddhisatwa di antaranya Awalokiteśwara, Maitreya, Wajrapāṇi dan Manjuśri. Pada
dinding tubuh candi terdapat relief kalpataru, dua bidadari, Harītī (seorang yaksi
yang bertobat dan lalu mengikuti Buddha) dan Āţawaka.
Buddha dalam posisi dharmacakramudra.
Di dalam induk candi terdapat arca
Buddha besar berjumlah tiga: yaitu Dhyani Buddha Wairocana dengan sikap
tangan (mudra) dharmacakramudra.
Di depan arca Buddha terdapat relief berbentuk roda dan diapit sepasang rusa,
lambang Buddha. Di sebelah kiri terdapat arca Awalokiteśwara (Padmapāņi) dan
sebelah kanan arca Wajrapāņi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar